KETAATAN dan KEBEBASAN. Terkadang orang mudah memperlawankan ketaatan dengan kebebasan. Kalau taat, maka tak bebas. Begitu sebaliknya, kalau bebas, maka tak perlu taat. Ini adalah pemahaman yang tidak tepat. Ketaatan justru membuahkan kebebasan. Kebebasan dari ancaman atau kesulitan misalnya, dan kebebasan untuk menciptakan rasa aman bagi yang lain. Sebagai contoh: perilaku kita dalam mentaati rambu-rambu lalu lintas, termasuk lampu merah. Coba bayangkan, ketika lampu lalu lintas pada kondisi merah, lalu sebuah kendaraan menerobos begitu saja dan terjadi tabrakan dengan kendaraan lain, maka ketidaktaatan ini menciptakan ketidakbebasan bagi kedua pihak. Atau seorang mahasiswa yang melanggar aturan tentang plagiarisme, menciptakan kegelisahan batin dalam dirinya; ia tidak lagi bebas. Atau yang lebih parah lagi bila seseorang tidak jujur dan melakukan praktik korupsi serta mempermainkan hukum, dia telah merengggut kebebasan atau kemerdekaan orang lain. Bila kita taat, kita menjadi bebas.
Click a date to see events