Semarang, 25 Juni 2026 – Suasana penuh syukur dan sukacita menyelimuti segenap keluarga besar Yayasan Kanisius Cabang Semarang. Hari ini menjadi tonggak sejarah baru seiring dengan dilaksanakannya upacara pemberkatan dan peresmian Gedung Baru Kantor Yayasan Kanisius Cabang Semarang di Jl. Pusponjolo Timur II No. 21, Kelurahan Cabean, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang.
Acara Istimewa ini dipimpin langsung oleh Romo Benedictus Hari Juliawan SJ, selaku Provinsial Serikat Jesus (SJ) sekaligus Pembina Yayasan Kanisius, didampingi oleh Romo Synesius Suyitna SJ (Pastor Paroki St. Theresia Bongsari), dan para Romo dari Pengurus Yayasan Kanisius: Romo Yohannes Heru Hendarto SJ, Romo Thomas Surya Awangga SJ, dan Romo Ignasius Aria Dewanto SJ.
Hadir pula Ibu AS Rini Kusumawati dan Bapak Yohanes Martono selaku Kepala Cabang dan Wakil Kepala Cabang Semarang, para kepala sekolah di wilayah Cabang Semarang, Bapak MR. Priyanto dan Mas Ignatius Yoga Primadana selaku pengawas dan pelaksana pembangunan, serta para tamu undangan. Perayaan Ekaristi dimeriahkan dengan kehadiran koor para murid SD Kanisius Genuk Ungaran. Pada acara peresmian, anak-anak TK Kanisius Kurmosari dan SD Kanisius Kurmosari turut menampilkan tarian dan lagu yang menghibur dan membuat kagum semua yang hadir serta menambah kemeriahan acara ini.
Kehadiran gedung baru ini bukan sekadar pembaruan fisik, melainkan simbol komitmen yang mendalam untuk terus memajukan pelayanan pendidikan di Yayasan Kanisius, khususnya di Cabang Semarang, dengan semangat pelayanan yang tak kunjung padam dan tekad untuk mengembangkan Kanisius Unggul: cerdas, aman, dan peduli.
Aula AMARE
Gedung baru ini dirancang secara visioner dengan membagi ruang-ruang fungsional yang sarat akan makna filosofis dan teologis. Inti dari aktivitas pelayanan dan administratif berpusat di Aula AMARE. Ruangan ini berfungsi sebagai kantor bagi pimpinan dan staf, tempat berlangsungnya rutinitas harian, ruang rapat dan ruang tamu umum. Nama AMARE membawa pesan mendalam agar setiap pekerjaan dan pelayanan di tempat ini selalu dilaksanakan dengan cinta yang berkobar dan tulus. Melalui ruang ini, Yayasan Kanisius ingin menghidupkan semangat dialog yang inklusif sekaligus menciptakan rasa aman dan nyaman (at home) bagi siapa saja yang datang berkunjung.
Aula SERVIRE
Sebagai wadah dinamika komunitas, Aula SERVIRE hadir dengan fungsi yang lebih luas. Ruangan serbaguna ini diperuntukkan bagi pertemuan, pembinaan, pelatihan, hingga berbagai bentuk selebrasi bersama. Nama SERVIRE menegaskan bahwa segala aktivitas yang terjadi di dalamnya harus senantiasa digerakkan oleh semangat pelayanan yang total, tulus, dan sepenuh hati demi pertumbuhan dan perkembangan bersama semua pribadi yang terlibat dalam pelayanan pendidikan.
Ruang Doa KANISIUS
Di tengah kesibukan kerja, Yayasan Kanisius menyediakan ruang hening melalui Ruang Doa KANISIUS. Tempat ini menjadi ruang doa pribadi maupun bersama, seperti doa pagi atau doa examen pada pukul 12.00 siang. Keberadaan kapel kecil ini mengingatkan seluruh staf bahwa manusia tidak hanya dipanggil untuk sibuk bekerja, melainkan wajib mengambil jeda (pause) sejenak guna menghadirkan Tuhan di tengah rutinitas.
Di dalam kapel, terdapat sebuah Salib besar di bagian tengah, dan direncanakan akan diapit oleh Patung Bunda Maria di sisi kiri dan Patung Santo Petrus Kanisius di sisi kanan. Komposisi suci ini menegaskan identitas karyawan Yayasan Kanisius sebagai rasul-rasul awam Sang Kristus yang dipanggil untuk mencintai, mengikuti, dan mengabdi kepada-Nya. Santo Petrus Kanisius hadir sebagai teladan hidup pelayanan, sementara Bunda Maria senantiasa mendoakan serta menyertai langkah kami di jalan Puteranya.
Cafetaria INIGO
Aspek persaudaraan yang kasual juga mendapat perhatian khusus melalui kehadiran Cafetaria INIGO. Perlu diketahui bahwa nama INIGO merupakan nama kecil dari St. Ignatius Loyola. Tempat ini berfungsi sebagai ruang makan dan minum bersama bagi para staf—meski mereka membawa bekal masing-masing—sekaligus tempat rehat dan bercengkerama bagi rekan-rekan yang berkunjung. Cafetaria INIGO ini bermakna sebagai ruang perjumpaan informal yang rileks untuk menciptakan suasana gembira, terbuka, dan bebas dari ketegangan. Ruang ini menjadi wujud nyata dari pemeliharaan personal yang utuh (cura personalis).
Domus MARIA
Kompleks ini dilengkapi pula dengan Domus MARIA, sebuah fasilitas tempat tinggal bagi Kepala Cabang, beberapa guru, serta petugas kebersihan. Nama ini membawa makna mendalam bahwa Bunda Maria hadir sebagai Ibu yang senantiasa melindungi dan mengayomi seluruh penghuni yang tinggal di dalamnya.
Melalui peresmian ini, Gedung Baru Kantor Yayasan Kanisius Cabang Semarang berupaya untuk menjadi garam dan terang yang terus memancarkan berkat bagi dunia pendidikan.
Terima kasih untuk semua yang telah mendukung karya pelayanan kami dengan cara dan bentuk apapun. In Omnibus Amare et Servire Domino – In Everything Love and Serve the Lord!