Sengkan Yogyakarta - Waktu berjalan begitu cepat hingga tanpa sadar aku tiba di tahun terakhirku di SD Kanisius Sengkan. Saat memasuki kelas VI, aku dan teman-temanku mulai bersiap untuk menghadapi berbagai tantangan baru, TKA dan TKAD salah satunya. Mempersiapkan diri untuk menghadapi TKA dan TKAD memanglah bukan hal yang mudah. Rasa malas mengerjakan latihan soal, rasa mengantuk saat mengikuti bimbel, serta rasa ingin menyerah tetap ada dan selalu kami rasakan. Hari-hari kami terasa bosan dan berat. Namun di sela-sela itu, kami masih sempat bercanda dan tertawa bersama agar terasa lebih menyenangkan. Semua masalah dan tantangan itu tidak menghalangi kami untuk terus belajar. Niatku untuk belajar juga bertambah karena dukungan para guru.
Seiring berjalannya waktu, TKA dan TKAD sudah di depan mata. Rasa gugup tidak dapat mengerjakan TKA dan TKAD dengan lancar sangat sering menghampiri, tetapi aku tetap berusaha dengan sungguh-sungguh dan percaya pada usaha yang sudah aku perjuangkan selama ini. Berdoa kepada Tuhan dan meminta doa restu kepada orang tua, guru, serta teman juga tidak aku lupa. Saat sudah waktunya untuk mengerjakan TKA maupun TKAD, soal-soal yang diberikan pun kukerjakan dengan fokus dan serius. Berkat itu semua, TKA dan TKAD pun dapat kulewati dengan baik.
Setelah TKA dan TKAD selesai, aku merasa lega karena telah menyelesaikan salah satu tahap penting dalam perjalanan kami di sekolah dasar. TKA dan TKAD memberikanku pelajaran berharga mengenai semangat belajar, tidak putus asa, kegigihan, dan juga kesabaran. Meskipun begitu ada rasa cemas dan penasaran saat menunggu hasil TKA dan TKAD.
Pada tanggal 2 Juni 2026 tibalah saatnya pengumuman kelulusan kelas VI. Saat surat pengumuman sedang dibacakan, aku merasa gugup, senang, dan tidak sabar. Persiapan dan perjuangan yang sudah ditempuh akhirnya tidak sia-sia, karena seluruh murid kelas VI dinyatakan lulus 100%. Semua bersorak senang dan sangat bergembira. Satu langkah sudah kami lewati, selanjutnya kami bersiap untuk acara pelepasan, acara yang akan dilaksanakan sebagai tanda bahwa aku dan teman-teman sudah menyelesaikan seluruh pembelajaran di SD dan bersiap untuk kejenjang berikutnya yaitu SMP.
Hari demi hari pun berlalu. Pada tanggal 13 juni 2026 tibalah acara yang sudah dinanti-nantikan yaitu acara pelepasan kelas VI. Acara pelepasan diisi oleh berbagai penampilan anak-anak kelas VI. Tarian Nusantara menjadi penampilan pembuka pada acara tersebut. Pengalungan samir dilakukan sebagai penanda kelulusan kami. Setelah itu dilanjutkan dengan pengumuman perolehan nilai terbaik TKA dan TKAD, serta nilai ijazah. Betapa senang dan terkejutnya saat namaku disebut sebagai peringkat ketiga kelas VI-C berdasarkan nilai ijazah. Aku senang karena perjuanganku telah terbayarkan.
Selain tarian, seluruh siswa kelas VI juga menampilan nyanyian sebagai tanda terima kasih untuk guru dan orang tua. Siapa sangka ada penampilan kejutan dari para guru dan karyawan, dan setelahnya kami diminta maju juga untuk flashmob. Acara ditutup dengan menyanyikan Mars SD Kanisius Sengkan. Karena ini adalah momen terakhir, aku dan teman-temanku bernyanyi dengan semangat dan lantang.
Aku bangga telah menjadi salah satu bagian dari SD Kanisius Sengkan. Perjalanan 6 tahun bersama SD Kanisius Sengkan terasa bermakna, menyenangkan, namun juga tak jarang penuh tantangan. Terima kasih SD Kanisius Sengkan untuk semua pengalaman selama 6 tahun. Kini aku siap menapakkan kakiku ke jenjang berikutnya.