Kamis 13 November 2025, setelah apel kita masuk kelas dan Pak Lukas memberitahu agenda hari ini. Agenda hari ini adalah olahraga, bazar di joglo, dan ke kebun.
Setelah pak Lukas memberitahu agenda hari ini, kita pergi olahraga terlebih dahulu. Setelah itu kita istirahat dan kita siap-siap untuk pergi ke bazar dan ke kebun. Saat sampai di gang kebun, awalnya mau menitipkan tas kita ke bude-bude pentol tetapi tidak jadi karena mereka tidak jualan. Jadi tasnya dimasukkan ke dalam kebun dulu. Setelah itu kita berjalan ke Joglo Paseban.
Sesampainya di joglo kita menemani Hana ke tokonya karena Hana mau mengambil minum. Di rumah Hana kita diberi teh pucuk oleh Mama Hana. Teh pucuk langsung kita minum, lalu menuju bazar. Di sana kita hanya melihat-lihat dan bercanda dengan ibu-ibu pengunjung karena tidak membawa uang. Kita melihat-lihat sandal. Tiba-tiba aku disuruh ngantri oleh Pak Lukas untuk membeli sandal yang telah dipilih. Mana antriannya panjang banget. Saat mengantri ada mbak-mbaknya. Aku kenalan dan sedikit bercanda dengan mbak-mbak tadi. Tapi ternyata itu mbak-mbak yang sedang PKL (Praktek Kerja Lapangan). Setelah agak lama mengantri akhirnya sampai kasir. Sesudah membayar, barang aku berikan ke Pak Lukas beserta uang kembalian sebesar Rp 1.000. Uang itu aku minta untuk membeli gorengan.
Waktu di bazar sudah habis, lalu kita kembali ke kebun. Setibanya di kebun aku membantu Pak Lukas menyiram tanaman walaupun sebentar, karena tidak tahan di dalam Green House yang panas sekali. Akhirnya aku mainan di luar dengan teman-teman. Saat di luar badanku dan badannya Alya banyak dikerumuni mrutu. Lalu kita kembali masuk dan ikut menaburi bibit sawi. Selesai menabur bibit sawi aku makan bekal yang sudah dibawa. Selesai makan aku dan teman-teman main di kali (red. sungai kecil) dekat kebun. Saat mau pulang Evrant menemukan bantal lalu dibuka isinya darah. Kita semua pada lari. Setelah kita melipat tikar, lalu kita pulang.