Pagi yang cerah di SD Kanisius Murukan 02 disambut dengan suasana hangat dan penuh keceriaan. Di gerbang sekolah, para guru berdiri menyambut murid dengan senyum ramah, sapaan hangat, dan salam penuh semangat. Kegiatan 3S (Senyum, Sapa, Salam) kini menjadi budaya positif yang dilakukan setiap pagi sebelum proses pembelajaran dimulai. Kepala Sekolah, Y. Kristiawan Nugroho, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menumbuhkan karakter santun dan ramah dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. “Kami ingin anak-anak belajar bahwa kebiasaan kecil seperti menyapa dan tersenyum bisa membawa kebahagiaan dan menciptakan lingkungan yang penuh kasih,” ujarnya.
Pelaksanaan budaya 3S tidak hanya dilakukan oleh guru, tetapi juga diikuti oleh seluruh siswa dan karyawan sekolah. Sejak pukul 06.30 hingga 06.45, para guru,dan karyawan sudah berdiri di depan gerbang untuk melaksanakan budaya 3S (Senyum,Sapa, Salam), anak-anak yang datang bergantian menyalami guru, serta menyapa teman-teman mereka. Senyum tulus yang terpancar di wajah anak-anak menjadi tanda semangat untuk memulai hari dengan gembira. Usai kegiatan 3S, pada pukul 06.45–06.55, seluruh guru dan karyawan berkumpul di ruang guru untuk doa pagi dan briefing singkat.
Dalam momen ini, para pendidik bersama-sama menyerahkan seluruh kegiatan hari itu kepada Tuhan, dilanjutkan dengan penyampaian informasi dan pembagian tugas oleh kepala sekolah. Setelah itu, pukul 06.55, kegiatan berlanjut dengan apel pagi di halaman sekolah. Semua murid berbaris rapi mengikuti kegiatan dengan penuh disiplin. Apel diahiri dengan hormat bendera dan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”, yang menjadi simbol semangat nasionalisme dan cinta tanah air. Guru kelas 1, Bunda Erni, menuturkan bahwa kegiatan 3S ini memberikan pengaruh besar terhadap suasana sekolah. “Sekarang anak-anak lebih terbuka, mudah bergaul, dan saling menghargai. Mereka juga lebih berani mengucapkan salam kepada guru atau tamu yang datang ke sekolah,” katanya. Salah satu siswa kelas 4, Teo, juga merasa senang mengikuti kegiatan ini. “Rasanya senang sekali kalau disambut guru dan teman-teman dengan senyum. Jadi semangat mau belajar!” ucapnya riang.
Budaya 3S dan apel pagi di SD Kanisius Murukan 02 merupakan wujud nyata penghayatan nilai-nilai Kanisius, terutama kedisiplinan dan keunggulan. Melalui kegiatan ini, murid diajak untuk membiasakan diri hadir tepat waktu, bersikap sopan, serta menunjukkan semangat unggul dalam setiap kegiatan belajar. Nilai-nilai ini diharapkan menjadi karakter dasar yang melekat dalam diri setiap peserta didik Kanisius.
Selain itu, kegiatan ini juga berperan dalam menciptakan suasana sekolah yang kondusif. Murid datang lebih awal, lebih disiplin, dan merasa nyaman berada di lingkungan sekolah. Para orang tua pun mengapresiasi langkah sekolah karena budaya 3S ini menjadikan SD Kanisius Murukan 02 tampak lebih hidup, hangat, dan menyenangkan. Kepala sekolah menegaskan bahwa budaya 3S bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi akan menjadi identitas dan ciri khas SD Kanisius Murukan 02.“Kami ingin setiap anak merasa diterima dan disambut dengan kasih. Sekolah yang unggul dimulai dari senyum pertama di pagi hari,” ujarnya.