Bambanglipuro, 27 November 2025. Sebanyak 60 perwakilan OSIS dari berbagai SMP Kanisius se-Daerah Istimewa Yogyakarta mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang berlangsung selama dua hari, pada 27-28 November 2025. Kegiatan yang bertempat di SMP Kanisius Bambanglipuro ini mengusung tema besar “Membangun Jiwa Pemimpin Muda yang Berkarakter dan Melayani.”
Acara pembukaan berlangsung khidmat dan diresmikan secara langsung oleh Ibu Nur Sukapti, selaku Kepala Yayasan Kanisius Cabang Yogyakarta. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya fondasi karakter dan semangat melayani dalam setiap jiwa kepemimpinan.
“Kepemimpinan bukanlah tentang jabatan atau kekuasaan, melainkan tentang tanggung jawab dan pelayanan. Seorang pemimpin sejati adalah mereka yang memiliki integritas, empati, dan berani mengambil langkah untuk kebaikan bersama,” ujar Ibu Nur Sukapti. Lebih lanjut beliau menyampaikan di hadapan para peserta, “Saya berharap, melalui LDK ini, anak-anak dapat menyalakan semangat kepemimpinan yang sesuai dengan nilai-nilai Kanisius, selain itu juga 4C1L: Competence, Conscience, Compassion, Commitment dan Leadership.”.
Tema “Membangun Jiwa Pemimpin Muda yang Berkarakter dan Melayani” dipilih secara mendalam untuk menjawab tantangan zaman. Kegiatan LDK ini dirancang tidak hanya untuk melatih keterampilan memimpin, tetapi juga untuk menanamkan nilai-nilai inti seperti kejujuran, disiplin, kerja sama tim, dan kerendahan hati.
Selama dua hari, para peserta mengikuti serangkaian acara yang padat dan interaktif. Acara tersebut mencakup tentang materi kepemimpinan, membahas teori dasar kepemimpinan yang melayani (servant leadership), melatih kemampuan berkomunikasi, berkolaborasi, dan memecahkan masalah secara bersama-sama. Team Building Games, berbagai permainan outbound dan simulasi dirancang untuk membangun kekompakan, kepercayaan, dan strategi tim.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta. Mitchell, perwakilan dari SMP Kanisius Wonosari, mengungkapkan kesannya, “LDK ini sangat inspiratif. Saya belajar bahwa menjadi pemimpin itu harus bisa melayani bukannya nyuruh-nyuruh. Permainan kerja sama dalam tim juga sangat berkesan dan menantang.”
Panitia penyelenggara yang terdiri dari kepala sekolah dan guru pembina OSIS SMP berharap bahwa kegiatan ini tidak berhenti sebagai sebuah acara seremonial belaka.
“Tujuan akhir dari LDK ini adalah lahirnya pemimpin-pemimpin muda yang tidak hanya cakap dalam mengorganisir, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan hati yang tulus untuk melayani. Kami berharap mereka dapat menjadi agen perubahan yang positif di sekolah dan lingkungan masyarakat mereka,” pungkas Bu Endang selaku Sie kegiatan KSK yang juga merupakan Kepala SMP Kanisius Pakem.
Dengan ditutupnya acara LDK pada Jumat, 28 November sore, diharapkan benih-benih jiwa kepemimpinan yang telah ditanamkan dapat tumbuh dan berkembang, siap membawa warna baru bagi pergerakan OSIS di lingkungan SMP Kanisius se-Yogyakarta.