Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (PEMILOS) tahun ini kembali menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh para siswa. Sejak pagi, suasana sekolah terasa ramai, dinamis, dan penuh antusiasme. Acara diawali dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, mengajak seluruh peserta untuk masuk dalam suasana khidmat sekaligus bersemangat.
Memasuki area PEMILOS, para siswa langsung disambut oleh deretan poster kampanye hasil karya tangan teman-teman sendiri. Kreasi itu tidak hanya memperlihatkan kemampuan seni para siswa, tetapi juga menjadi simbol kemerdekaan mereka dalam berekspresi. Poster-poster tersebut menambah semarak suasana sekaligus memperkenalkan para calon pengurus OSIS yang akan memimpin masa bakti 2025/2026 sebanyak 25 pengurus baru.
Ketika sesi penyampaian visi-misi dimulai, rasa gugup dan canggung dari para calon Ketua serta Wakil Ketua OSIS tampak jelas. Namun, mereka tetap tampil tangguh dan menunjukkan keberanian untuk berdiri di hadapan seluruh siswa. Dua sesi menjadi inti dari rangkaian acara, yaitu pertanyaan wajib dan debat antar paslon.
Yang membuatnya lebih unik, debat tahun ini menggunakan tiga bahasa berbeda yang diacak, mulai dari Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Jawa. Perpaduan ini menunjukkan keunggulan dan kedisiplinan mereka dalam beradaptasi dengan cepat.
Riuh tepuk tangan, sorakan dukungan, dan bisik-bisik penasaran memenuhi lapangan. Suasana semakin meriah dan padat energi. Para siswa menunjukkan kepedulian mereka dengan menyimak dan menilai gagasan yang disampaikan, membuktikan bahwa demokrasi di lingkungan sekolah bisa dijalankan dengan penuh makna.
Setelah sesi debat selesai, pemungutan suara pun langsung dilakukan. Setiap siswa diberi kesempatan untuk menentukan pilihan secara jujur dan bertanggung jawab. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa PEMILOS dapat menjadi ruang belajar penting tentang kejujuran, partisipasi, dan tanggung jawab sebagai bagian dari komunitas sekolah, tak hanya ajang memilih pemimpin.
Tak lama kemudian, nama Ketua dan Wakil Ketua OSIS yang terpilih untuk masa bakti 2025/2026 segera diumumkan. Sorak-sorai bergema, baik dari pendukung maupun dari para calon sendiri yang menerima hasil dengan lapang dada. Acara resmi ditutup dengan sesi refleksi, kegiatan yang mengajak seluruh peserta memahami kembali makna proses, bukan hanya hasil.
PEMILOS tahun ini bukan sekadar acara rutin sekolah. Namun juga sebagai cermin dari lima nilai dasar Kanisius, yang meliputi Keunggulan dalam penampilan dan gagasan para calon, Kejujuran dalam proses pemungutan suara, Kepedulian dalam dukungan antarteman, Kedisiplinan dalam mengikuti seluruh rangkaian acara, serta Kemerdekaan dalam berekspresi dan menentukan pilihan.
PEMILOS tahun ini, kita dapat membuktikan bahwa demokrasi bisa tumbuh subur bahkan di tengah ruang kelas, selama dijalankan dengan semangat kebersamaan.