Bayat - Hari ini selasa 28 April 2026 di sekolahku mengadakan perayaan paskah, hari Kartini dan pesta nama Petrus kanisius dengan meriah. Acara diawali dengan ibadah di halaman sekolah, Ibadat sabda dipimpin oleh ibu Mariya Ananingrum. Sedangkan homili oleh pak Lukas Triyanta. Beliau bicara secara singkat terkait inspirasi dari Paskah, RA Kartini dan Santo Petrus Kanisius yang diambil dari buku-buku beliau. Bapak Lukas Triyanta setiap kotbah selalu menunjukkan sebuah buku bacaan. Dan diakhiri dengan ajakan agar dalam hidup sebagai orang tua murid dan sebagai murid untuk selalu nguripi urip.
Setelah ibadat sabda berlanjut lomba kreasi jarik dan menghias tumpeng oleh wali murid. Acara berlangsung seru karena pada murid dan pada orang tua ikut berpartisipasi. Lomba berlangsung selama 1 jam. Aku lihat semua pesta lomba serius mengerjakan lomba walau matahari saat itu terasa panas menyinari bumi.
Setelah lomba berlangsung, sambil menunggu hasil dari juri, ada penampilan dari setiap kelas. Ada yang menari, ada yang pantomin, ada juga yang bernyanyi. Tak ketinggalan semua anggota drumband pun unjuk kebolehan bermain musik. Dan di kelas masing-masing para orang tua sudah menyiapkan makanan untuk anak-anaknya. Semua menunya sama yaitu nasi kuning berserta lauknya. Sederhana tapi nikmat saat di makan bersama teman-teman.
Akhirnya hasil lomba diumumkan. Juara menghias tumpeng kelas VI dan kelas II; lomba jarik kelas V dan kelas II. Ye senang kelasku mendapatkan juara. Lomba ini bukan hanya menang atau kalah tapi lebih kebersamaan, keseruan, kekompakan semua murid, guru dan orang tua.
Seperti tema acara ini party rams – pesta keluarga, semua terlibat. Semua senang hingga tercapai apa yang diinginkan bahwa paskah membawa harapan, Hari Kartini menginsipirasi untuk terlibat dan Petrus Kanisius yang menyemangati untuk berkarya lebih baik.
Semoga hal baik ini bisa diwujudkan dalam kelestarian agar hidup menjadi bermakna.