Pada hari Minggu, 12 April 2026, Gereja Katolik merayakan Hari Minggu Paskah II yang bertepatan dengan Pesta Kerahiman Ilahi. Suasana liturgi dipenuhi kedamaian yang menenangkan. Sementara itu cahaya Paskah tetap bersinar hangat sebagai tanda bahwa kebangkitan Kristus bukan hanya peristiwa masa lalu, melainkan kasih Allah yang terus hidup dan bekerja dalam kehidupan umat hingga saat ini. Umat diajak untuk kembali menyelami kedalaman kasih Tuhan, kasih yang tanpa batas, yang selalu mengampuni, memulihkan luka batin, dan memberi kekuatan baru dalam setiap perjalanan hidup.
Semangat Kerahiman Ilahi yang diwariskan melalui Santa Faustina Kowalska dari Polandia ini terasa hidup dalam setiap bagian perayaan. Seruan iman “Yesus, Engkau Andalanku” tidak sekadar menjadi untaian doa, tetapi menjadi ungkapan penyerahan diri yang total. Dalam seruan itu terkandung kepercayaan penuh bahwa Tuhan senantiasa hadir, bahkan dalam situasi yang paling sulit sekalipun.
Perayaan Ekaristi kali ini semakin bermakna melalui pelayanan koor dari para murid SD Kanisius Genuk Ungaran. Dengan suara yang jernih dan ketulusan hati yang terpancar, mereka mempersembahkan lagu-lagu sederhana yang menyentuh hati. Kehadiran anak-anak ini bukan hanya memperindah liturgi, tetapi juga menjadi tanda nyata bahwa iman dapat dihidupi dengan cara yang sederhana namun mendalam.
Melalui nyanyian mereka, umat diajak untuk kembali pada kemurnian iman yang percaya tanpa keraguan dan mencintai tanpa syarat. Anak-anak yang bernyanyi dengan polos mengingatkan bahwa iman yang tulus lebih berharga daripada kata-kata yang indah namun kosong. Perayaan ini menjadi momen rahmat, saat di mana hati yang lelah dapat dipulihkan, keraguan dikuatkan kembali, dan harapan dinyalakan kembali.
Akhirnya, kita diingatkan bahwa dalam setiap langkah kehidupan, kita tidak pernah berjalan sendiri. Yesus selalu setia mendampingi, menuntun, dan menjadi andalan kita. Semoga semangat dan ketulusan anak-anak ini menginspirasi kita semua untuk hidup dalam iman yang sederhana, penuh percaya, dan berakar dalam kerahiman Ilahi yang tak pernah habis. AMDG!