Kenalan - Murid SD Kanisius Kenalan mengikuti kegiatan Napak Tilas Lonceng peninggalan Romo Prennthaler SJ pada Jumat, 22 Mei 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai sarana pembelajaran sejarah dan penguatan iman bagi para murid untuk mengenal lebih dekat perjalanan pengembangan misi Katolik di wilayah Kalibawang.
Rute Napak Tilas
Rute Kerug Munggang – Kapuhan – Wonotawang – Semagung – Gua Maria Sendangsono dilalui oleh para murid dengan mengambil empat titik perhentian yang menjadi tempat terpasangnya lonceng Romo Prennthaler.
Sebelumnya para murid diajak untuk mengunjungi lokasi-lokasi penempatan lonceng serta menggali sejarahnya melalui wawancara. Selain mengenal sejarah lonceng Romo Prennthaler, murid SD Kanisius Kenalan juga diajak untuk mengenang perjuangan para tokoh, yakni Barnabas Sarikrama dan Antonius Sokariyo. Kedua tokoh tersebut memiliki peranan besar dalam membantu penyebaran agama Katolik di daerah Kalibawang.
Melalui kisah perjuangan dan keteladanan mereka, murid diajak untuk meneladani semangat pelayanan, keberanian, dan kesetiaan dalam hidup beriman melalui refleksi yang dituangkan dalam bentuk doa dan didoakan pada setiap perhentian.
Merawat Iman
Aksi bersih makam para katekis, jalan salib, pembelajaran mengenal para tokoh di area Sendangsono, dan nyekar dilakukan sebagai bagian pembelajaran bagi murid kelas I,II, dan VI. Acara ini melibatkan TK Indriyasana Kerug. Para murid sangat antusias. Acara diakhiri dengan perayaan Ekaristi bertempat di Kapel 12 Para Rasul Sendangsono yang dipimpin oleh Romo Benediktus Aditya Reliantoko, Pr yang diikuti juga oleh sebagian orang tua murid.
Kegiatan Napak Tilas ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga, cinta sejarah, dan semangat iman dalam diri para murid sejak dini. Kegiatan ini juga menjadi bentuk pelestarian sejarah Gereja Katolik lokal agar tetap dikenal oleh generasi muda.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan nilai-nilai perjuangan para tokoh Gereja dapat terus hidup dan menginspirasi anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.