April yang Istimewa
Bulan April merupakan bulan yang istimewa, banyak peristiwa penting yang kita peringati. Tanggal 5 April kita merayakan Paskah, 21 April memperingati hari Kartini, dan puncaknya 27 April merupakan Pesta Nama Santo Petrus Kanisius pelindung sekolah kami: SD Kanisius Sengkan.
Saat itu, Bu Vero, wali kelasku mengumumkan akan ada lomba mading dan aku ditunjuk sebagai ketua kelompok laki-laki. Saat aku masih bingung harus mengawali dari mana, whatsapp grup kelas sudah ramai dan banyak pesan masuk dari kelompok perempuan. Mereka sudah mengirimkan beberapa gambar mading dan mendiskusikan bentuk dan isi madingnya. Aku meyakinkan diriku bahwa aku pasti bisa memimpin kelompokku.
Belajar Menjadi Pemimpin
Malam itu, tanggal 24 April aku pun mulai mencari contoh mading di Pinterest. Aku memilih satu contoh mading yang menurutku sederhana namun bagus dan menarik. Selanjutnya aku membuat daftar alat dan bahan yang dibutuhkan lalu membuat pembagian tugas. Aku membuat whatsapp grup baru yang anggotanya hanya kelompokku. Pembagian alat, bahan, dan tugas aku sampaikan di grup baru itu. Isi mading tentunya sesuai tema, yakni Perayaan Tiga Hari Besar.
Ada yang bertugas mencari gambar telur Paskah, kelinci, Kartini, dan Santo Petrus Kanisius, namun ada juga yang membuat puisi dan pantun. Aku dan teman-teman mencari informasi dari internet tentang makna Paskah, teladan Santo Petrus Kanisius dan Kartini, biografi dan peran Kartini, warisan Kartini serta kata inspiratif terkait Paskah dan Kartini.
Meskipun aku yang memimpin, tidak berarti aku tidak hanya diam saja tidak ikut dapat tugas. Tugasku saat itu membawa kertas karton tebal, tali goni, kain perca batik dan lurik, membuat biografi Kartini. Aku meringkas dari internet lalu menggunakan Canva untuk menambahkan hiasan supaya lebih menarik. Teman-teman aku bebaskan mengetik di Canva atau ditulis tangan. Jika ada yang memiliki printer, bisa dicetak berwarna. Aku tidak ingin memaksakan harus begini atau begitu, bebas saja.
Berkreasi Lewat Mading
Senin, 27 April 2026 aku bersama teman-teman merayakan Pesta Nama Santo Petrus Kanisius dengan melakukan aksi membersihkan halaman Gereja Keluarga Kudus Banteng. Aku melakukan dengan suka cita. Setelah kegiatan selesai, aku dan teman-teman kembali ke sekolah.
Tiba saatnya membuat mading, kami mulai berbagi tugas lagi. Ada beberapa teman yang mengerjakan bagian mading di sekolah, terutama menghias mading supaya menarik. Ada yang bertugas menata di kertas karton yang sudah dilapisi kertas warna merah. Bagian mading yang sudah selesai langsung kami tempel sesuai kesepakatan. Bu Vero juga membantu memberi saran supaya madingnya bagus. Mading hasil kreativitas kami akhirnya bisa selesai tepat waktu. Apapun hasilnya, aku dan teman-teman sudah bekerja sama semaksimal mungkin.
Setelah upacara bendera 25 Mei 2026, pemenang lomba mading diumumkan. Puji Tuhan, kelompokku meraih juara 1. Aku dan teman-teman bersyukur dan bersuka cita dan spontan kami berteriak, “Yeee juara 1”. Lewat lomba mading, aku belajar memimpin, membagi tugas, dan kerja sama. Hal yang paling penting, kami belajar memaknai Paskah, teladan Kartini dan Santo Petrus Kanisius dengan cara yang asik lewat kreasi mading.