Rabu, 21 Januari 2026. Sekolah kami, SMK SPP Kanisius Ambarawa, mendapatkan kunjungan tamu dari mancanegara, tepatnya dari Belgia beserta Pimpinan Yayasan Kanisius Semarang. Pagi ini terlihat kesibukan dan semangat anak- anak yang luar biasa. Anak-anak antusias menyambut kehadiran tamu dari Belgia pada stand Pokja yang ada.
Kunjungan hari ini dari Pimpinan Yayasan Kanisius terlihat hadir semuanya: Romo Yohanes Heru Hendarto SJ (Ketua Yayasan), Dra. A.S. Rini Kusumawati (Kepala Cabang Semarang), Romo Thomas Surya Awangga SJ (Sekretaris Yayasan), dan Romo Ignasius Aria Dewanto SJ (Bendahara Yayasan) serta Bapak MR Priyanto dan Bapak Yoga selaku konsultan dan pelaksana renovasi asrama. Sekolah kami tercerahkan oleh kehadiran mereka.
Rombongan istimewa tamu dari Belgia adalah para pemerhati sekolah kami dari Colruyt Group: Bapak Jef Colruyt, Ibu Lisa Colruyt, Ibu Lauriane Boes, dan Bapak Geert Buelens. Hadir pula perwakilan Colruyt Group di Indonesia Ibu Winarti Sukaesih dari Yayasan Kesejahteraan Anak Indonesia (YKAI) Jakarta.
Rombongan disambut di ruang aula sekolah SMK SPP Kanisius Ambarawa dengan tarian Gugur Gunung. Tarian ini menggambarkan semangat kebersamaan, semangat kerja tim, kerja sama, dan kebersamaan dalam masyarakat. Tarian ini menceritakan kisah orang-orang yang saling membantu untuk menyelesaikan pekerjaan yang bermakna demi kebaikan bersama. Gerakan yang energik dan dinamis diiringi oleh musik tradisional Jawa yang indah. Melalui pertunjukan ini, kami berharap para tamu dari luar negeri dapat merasakan kehangatan budaya kami, nilai persatuan, dan rasa kebersamaan yang kuat yang kami junjung tinggi.
Kami sangat menghargai kesempatan luar biasa ini dapat berkumpul sebagai simbol persahabatan, kolaborasi, dan pertukaran budaya diantara dua negara yang berbeda benua tepatnya benua Asia (Indonesia) dan benua Eropa (Belgia) yang berbeda latar belakang budaya namun dipertemukan dan disatukan di tempat ini.
Dalam kesempatan kunjungan ini rombongan kami ajak untuk berkeliling di Asrama Putri Santa Maria dan Asrama Putra Santo Yusup. Kedua asrama ini telah mendapatkan bantuan renovasi dari mereka. Mereka melihat perkembangan cukup baik. Asrama terlihat rapi dan bersih. Kamar mandi dan kamar tidur asrama juga terlihat perubahan yang cukup menggembirakan terutama membuat nyaman anak- anak tinggal di asrama. Bapak Jef dan Ibu Lauriane mengapresiasi dan merasa gembira dengan apa yang telah kami usahakan ini dengan renovasi asrama sejak awal Januari 2025 dan sudah bisa digunakan di Juli 2025 lalu.
Dari asrama rombongan meninjau langsung pembelajaran di salah satu kelas, melihat bagaimana proses pembelajaran yang sedang berlangsung dengan anak- anak sederhana yang luar biasa mengikuti pembelajaran penuh semangat.
Selanjutnya rombongan juga diajak berkeliling untuk melihat Kanisius Eco Learning Center. Ini adalah tempat untuk mendukung tumbuh-kembang anak secara lebih optimal. Di sini anak- anak melaksanakan pembelajaran yang menyenangkan dan menyatu dengan lingkungan alam sekitar.
Selanjutnya rombongan kembali berkeliling dan meninjau pembelajaran anak- anak yang saat ini sedang praktek di ladang. Anak-anak sedang menanam kangkung.
Kami juga mengunjungi Pokja Pasca Panen dan Pokja Bisnis Center. Di sini anak-anak belajar untuk mengolah hasil panen kebun sekolah. Ada pengolahan keripik pisang dengan aneka varian rasa, keripik singkong, keripik pegagan, keripik tempe dan aneka keripik lainnya.
PD Pokja Bisnis Center, anak - anak mendapatkan ilmu tentang packing sayuran dan manajemen bisnis. Pemasaran menerapkan ilmu ekonomi dan cara berkomunikasi menjalin relasi dengan pihak luar mereka terlatih untuk menerapkan langsung dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah itu rombongan istirahat dengan coffee break. Anak-anak menyajikan kopi kepada para tamu. Mereka meramu dan meracik biji kopi pilihan dan tersaji dalam secangkir kopi hangat. Rasa pahit kopi pun memberi rasa persahabatan yang hangat antara dua benua yang berbeda.