Warga Republik Anak Kenalan (red. SD Kanisius Kenalan) menggelar doa Jalan Salib Pemerdekaan dengan tema “Mewartakan Kasih Tuhan, Menjadi Anak yang Peduli Lingkungan”. Ibadat jalan salib ini diikuti juga oleh Romo Paroki Promasan, Romo Benedictus Aditya Relliantoko Pr dan Fr. Gabriel Ari Adi Dharma pada Senin, 30 Maret 2026 pukul 08.00-10.00 WIB. Rute yang ditempuh adalah SD Kanisius Kenalan – Kapel Wonolelo – Belik Kayen – Gang Pathuk – Alas Watu Putih.
Jalan Salib Pemerdekaan merupakan doa untuk merenungkan kisah sengsara Tuhan Yesus Kristus dengan melihat penderitaan-Nya melalui keprihatinan terhadap alam. Kita semua diajak untuk menyaksikan keprihatinan yang terjadi pada alam ciptaan Tuhan: tanah yang rusak, air yang tercemar, hutan gundul, hewan yang kehilangan habitat, dan masalah sampah yang tidak pernah usai.
Permasalahan yang terjadi pada alam disebabkan oleh kurangnya kesadaran dan tanggung jawab manusia. Melalui doa Jalan Salib ini, kita diajak untuk melihat bahwa penderitaan yang dialami Yesus juga hadir dalam penderitaan yang dirasakan oleh bumi.
Setiap penderitaan yang dialami Yesus menuju kayu salib mengingatkan kita pada luka-luka bumi yang membutuhkan perhatian dan kasih kita sebagai manusia. Melalui perenungan ini, hati kita digerakkan untuk bertobat, berubah, dan semakin peduli untuk merawat ciptaan Tuhan.