Menemukan Tuhan dalam Studi. Bagi Santo Petrus Kanisius, belajar bukan sekadar menumpuk ilmu pengetahuan melainkan jalan setapak menuju perjumpaan dengan Sang Ilahi. Ia meyakini bahwa setiap tetes tinta dan lembar buku adalah sarana memuliakan Tuhan. Menemukan Tuhan dalam studi berarti mengasah akal budi dan karakter dengan tekun sebagai bentuk ibadah nyata. Inspirasi Kanisius mengajarkan kita bahwa kecerdasan tanpa spiritualitas akan kehilangan arah, sementara iman tanpa ilmu sulit berbuah. Mari jadikan setiap kesulitan dan tantangan dalam belajar sebagai kurban yang manis, di mana setiap pemahaman baru membawa kita semakin dengan Sang Kebenaran Sejati. Selamat memperingati pelindung yayasan dan sekolah-sekolah kita, yakni Santo Petrus Kanisius pada 27 April ini.