Kalasan - Event Demokrasi melalui PEMILOS. Pada tanggal 16 Oktober 2025 yang lalu, kegiatan PEMILOS dihadiri oleh seluruh warga sekolah SMP Kanisius Kalasan. Dalam acara tersebut, para siswa diajarkan untuk mengetahui lebih dalam tentang hal demokrasi, melalui pemilihan Ketua dan juga Wakil Ketua OSIS. Event tersebut terdiri dari penyampaian visi dan misi, menjawab pertanyaan rebut, dan juga debat. Sedari pagi, suasananya sudah terasa berbeda. Ada degup kecil yang membuat harian sekolah terasa lebih hidup.
Paslon satu, dengan Naomi Aurora C. A. kelas VIII-A sebagai calon Ketua OSIS, dan Syifa Masyarah Putri kelas VII-C sebagai calon Wakil Ketua OSIS. Lalu, tentu dihadiri paslon lain, yaitu paslon dua yang terdiri dari Angelica Diajeng Prameswari kelas VIII-A sebagai calon Ketua OSIS dam Theresia Avila Maura Ayunindya kelas VII-B sebagai calon Wakil kKtua OSIS. Sedangkan paslon tiga adalah Ni Made Laksmi Tiara Kusuma kelas VIII-A sebagai calon Ketua OSIS, dan Margareto Nathanniel Simarmata kelas VII-A sebagai calon Wakil Ketua OSIS. Tentunya ini juga yang mengakibatkan setiap paslon memiliki karakteristik dan keunikan tersendiri.
Matahari terik, akhirnya sesi debat berlangsung unik. Masing-masing paslon sudah menunjukkan kobaran api, yang membuat kegiatan demokrasi ini semakin berapi. Melalui pertanyaan yang disampaikan oleh para anggota pengurus OSIS yang silam, mereka ditarik untuk segera naik ke puncak yang tinggi. “Menurut kalian, apa yang akan kalian lakukan pertama kali saat terpilih menjadi ketos dan waketos SMP Kanisius Kalasan?” ucap salah satu pertanyaan dari pengurus OSIS. Di momen ini, suasana benar-benar tegang. Bahkan para paslon terlihat ada sedikit getaran kecil pada tangannya. Tangan terasa dingin, meskipun matahari sedang galak dalam memancarkan hawa panas.
Hening. Masing-masing paslon bersikeras untuk berpikir. “Kami akan melakukan hal yang paling simpel, yaitu komunikasi,” jawab salah satu paslon. Komunikasi memang terdengar umum di kalangan masyarakat. Tetapi tanpa adanya komunikasi, suatu organisasi, komunitas, atau kelompok, tidak akan berlangsung dengan baik. Bagaimanapun juga komunikasi adalah pondasi.
Komunikasi memiliki banyak sekali manfaat yang dapat mendukung kegiatan berorganisasi berjalan dengan baik. Personal dari individu harus saling mengerti dan menghormati sesama dari mereka. Memperikat hubungan relasi antarsesama, itulah yang membuat suatu organisasi atau komunitas berjalan dengan lancar. Maka, OSIS wajib melakukan “3M”, yaitu Melaksanakan, Memajukan, Menggapai. Nilai “3M” inilah yang membuat kami semakin sadar bahwa OSIS tak hanya tentang program, tapi tentang manusia yang bergerak bersama.
OSIS dibuat untuk dijadikan wadah aspirasi dari siswa maupun anggota sekolah lainnya. OSIS juga bisa disebut sebagai perantara, antara pihak sekolah dan siswa. OSIS dibuat berdasarkan dengan hak demokrasi untuk berpikir kreatif. Hubungan antara berorganisasi dengan demokrasi adalah suatu hal yang tidak akan pernah dipisahkan, layaknya manusia dengan sejarah.
Kotak suara sudah terpampang jelas di depan mata. Kini adalah waktu, di mana demokrasi akan terlaksana. Para warga sekolah mulai melakukan pencoblosan untuk paslon yang akan mereka pilih. Paslon yang sekiranya mereka percayai dan mereka yakini bahwa paslon tersebut dapat membuat SMP Kanisius Kalasan menjadi sekolah yang berkarakter, solider, dan unik.
Akhirnya, dengan pertarungan yang sengit, SMP Kanisius Kalasan resmi memiliki Ketua dan Wakil Ketua OSIS masa bakti 2025/2026. Rasanya campur aduk saat menyaksikan proses selama ini, antara deg-degan menunggu hasilnya dan lega karena sudah berjuang. Tapi yang paling kuat adalah rasa bangga karena semua siswa benar-benar menjalani demokrasi dengan jujur dan sportif.
Dari kegiatan tersebut kami belajar, bahwa PEMILOS bukan hanya sebuah hal yang sepele dan dapat kita remehkan. Kegiatan tersebut mempunyai nilai demokrasi, nilai kepemimpinan, yang dapat kita petik untuk kita di masa depan.
Menurut Pasal 1 Ayat 2 UUD 1945 “Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar.” Untuk menghayati maknanya, maka dengan kegiatan PEMILOS, SMP Kanisus Kalasan berusaha semaksimal mungkin dalam membuat acara ini berjalan dengan lancar. Pada akhir cerita ini, kita sama-sama melihat bahwa demokrasi mempunyai nilai penting dalam setiap kehidupan kita. Teruslah berkarya untuk mencapai puncak terjaya.