Dengan penuh keceriaan dan antusias, anak-anak dari Fase A SD Kanisius Kenalan berkebun. Lihatlah, mereka sedang memanen kangkung. Mereka telaten merawat tanaman kangkung mulai dari menanam biji hingga memberikan pupuk kandang. Ketika panen, mereka sangat gembira. Hasil kerja keras bersama ini memberikan hasil. Alat-alat memanen dipersiapkan. Kangkung dipetik, ditimbang, dan diikat dengan rapi. Kemudian dijual ke gereja dengan harga Rp 5.000 per ikatnya. Keuntungan disimpan sebagai modal untuk membeli biji kembali. Inilah "panenan karakter" yang juga mereka hasilkan: rasa syukur, tanggung jawab, kerja keras dan kerja sama. (Sumber:Ibu Ika Oktawijayanti).