MLAYUKU - PENUTUP PEKAN OLAHRAGA KENALAN
Kenalan - Pekan Olahraga Kenalan 2026 resmi ditutup pada Selasa, 29 September 2026 melalui kegiatan “Mlayuku”. Kegiatan Pekan Olahraga Kenalan ditutup dengan Mlayuku, sebuah event lari bersama dengan jarak tempuh tertentu yang menutup rangkaian kegiatan PekOK tahun ini. Kegiatan ini juga disemarakkan oleh anak-anak dari TK Indriyasana Kerug.
Kegiatan dimulai pukul 07.30 dengan doa pembukaan yang dipimpin oleh Noel G, Mentri Rohani RAK, lalu dilanjutkan dengan menyanyikan “Mars RAK” (red. RAK singkatan dari Republik Anak Kenalan) dan “Semangat Juang”. Suasana menjadi semakin semangat ketika seluruh peserta mengikuti pemanasan bersama sebagai persiapan sebelum menempuh rute masing-masing.
Setelah pemanasan, seluruh peserta bersiap di Mengger sebagai garis start atau titik awal pelaksanaan Mlayuku. Kepala SD Kanisius Kenalan, Ibu Agustina Prima Susanti, S.Pd. M.M., mengibarkan bendera sebagai tanda dimulainya Mlayuku.
Peserta terbagi dalam tiga jarak tempuh yang berbeda. Anak-anak dari jenjang TK menempuh jarak 1,5 km melewati rute Dusun Wonolelo, RAKids (siswa kelas 1-3) menempuh jarak sejauh 3,5 km melewati rute Dusun Duren Sawit, sementara RAK (siswa kelas 4-6) menempuh jarak yang lebih panjang, yaitu 5 km dengan rute Dusun Duren Sawit-Wonolelo dan berakhir di sekolah.
Dari jenjang RAKids, peserta yang berhasil mencapai garis finish pertama adalah Farel dengan catatan waktu 25 menit. Sementara, dari jenjang RAK, Brilly berhasil mencapai garis finish dengan catatan waktu 30 menit. Peserta yang berhasil menempuh lintasan dalam waktu kurang dari atau sampai dengan 60 menit akan menerima galih atau medali yang terbuat dari kayu nangka.
Setelah Mlayuku selesai dilaksanakan, warga Republik Anak Kenalan berkumpul di aula Kanthong Bolong untuk merayakan kemenangan setelah berjuang dalam pertandingan Pekan Olahraga Kenalan dengan pengumuman pemenang dan pembagian galih.
Terdapat tiga macam galih yang diperebutkan dalam Pekan Olahraga Kenalan, yaitu jati, nangka dan sengon. Jati, yang berarti ‘pemenang sejati’ diberikan kepada pemenang pertama. Nangka diberikan kepada pemenang kedua. Sementara, sengon yang berarti ‘seneng sanadyan kawon’ diberikan kepada pemenang ketiga.
Ketiga jenis galih diberikan kepada para pemenang dari beberapa cabang lomba permainan tradisional yang bersifat individu maupun kelompok. Cabang lomba individu terdiri dari permainan tradisional egrang, engkling, tulup, dham-dhaman, dan dakon yang terbagi ke dalam cabang putra dan putri. Sedangkan, cabang lomba kelompok terdiri dari permainan tradisional gobag sodor dan boi-boian.
Selama kurang lebih satu bulan, peserta individu maupun tim dari tiga kelompok zona, yaitu zona Wolor (gabungan Wonolelo-Sawit Lor), zona Sadul AB (gabungan Sawit Kidul-Kerug A-Kerug B), dan zona Plengan bertanding untuk memperebutkan galih dan tropi PekOK Cakep. Tropi tersebut diberikan kepada kelompok zona yang berhasil mengumpulkan galih jati terbanyak dari setiap cabang lomba.
Berdasarkan rekap hasil perlombaan, kelompok zona Sadul AB berhasil mengumpulkan sebanyak 3 galih jati, zona Wolor berhasil mengumpulkan sebanyak 7 galih jati, dan zona Plengan berhasil mengumpulkan sebanyak 4 galih jati. Maka, zona Wolor diresmikan menjadi juara umum Pekan Olahraga Kenalan tahun 2026 dan berhak memboyong tropi PekOK Cakep.
Rangkaian Pekan Olahraga Kenalan lebih dari sekadar perlombaan, tetapi menjadi ruang yang nyata bagi anak-anak untuk belajar berani menghadapi tantangan dan menghargai usaha diri sendiri dan orang lain. Semangat “Cepat-Kuat-Tepat” yang dihidupi dalam Pekan Olahraga Kenalan diharapkan terus tumbuh dalam diri setiap anak dan menjadi bekal untuk menjalani berbagai tantangan dalam kehidupan sehari-hari.